ORANG KAYA MASUK SURGA LEBIH DULU
Orang kaya lebih dulu masuk surga
dari pada ulama, bahkan orang mati syahid sekalipun. Berikut buktinya :
Sebuah hadits Rasulullah S.a.w,
menyatakan bahwa manakala orang-orang beriman yang sudah berhasil melewati intograsi
dan uji kelayakan untuk masuk ke dalam surga , pintu surga pun terbuka. Demi
melihat puncak keindahan dan kemegahan tiada tara, segolongan orang beriman
yang berada di shaf terdepan sudah bersiap-siap masuk ke dalam surga. Sebelum
kelompok orang-orang beriman itu di masukkan ke dalam surga, terjadilah dialog
dengan malaikat penjaga surga.
Malaikat penjaga surga bertanya,
“apakah yang menyebabkan kalian masuk surga?”
Mereka menjawab, “ kami adalah para
syuhada yang gugur berjuang membela agama.”
“ mengapa kalian mau berjuang?” Tanya
malaikat lagi.
“sebab Allah telah menjanjikan surga dengan segala kenikmatannya untuk kami,” sahut mereka.
“ dari mana kalian mengetahui janji
Allah tersebut?” Tanya malaikat.
Para syuhada menjawab “ dari ilmu
–ilmu yang di sampaikan oleh para ulama.”
“ oh, kalau begitu, ulama pantas
lebih dulu untuk memasuki pintu surga lebih awal.
Sesampai mereka di depan pintu surga
, malaikat kembali bertanya,“ amalan apa yang menyebabkan kalian masuk surga?”
Para ulama
menjawab, “ kami golongan orang-orang yang berilmu ketika berada di dunia dan
kami mengamalkan ilmu yang kami ketahui, sehingga Allah memasukkan kami ke
dalam surga.”
“dari mana kalian mendapatkan
kemudahan dan fasilitas untuk menuntut ilmu dan mengamalkannya? Siapakah yang
membangun gedung sekolah sebagai sarana belajar mengajar kalian? Siapakah yang
membangun masjid untuk kalian beribadah?” Tanya malaikat lagi.
Para ulama menjawab “Semua itu
berasal dari zakat, sedekah, dan infak para orang kaya.”
“oh, begitu, orang-orang kayalah yang
lebih pantas masuk surga terlebih dahulu, bukan kalian,” ujar malaikat.
Kemudian di persilahkanlah golongan
orang-orang kaya untuk masuk ke dalam surga lebih dulu, kemudian di ikutilah
para ulama dan syuhada.
Kisah ini bukan mengada-ada, bukan
pula bermaksud merendahkan kedudukan ulama atau meremehkan pahala para syuhada
yang gugur berjuang di jalan Allah. Memang demikian kenyataan berdasarkan
hadits Rasulullah saw, yang sahih.
Tapi jangan salah! Orang kaya yang di
jamin masuk surga lebih dulu adalah orang-orang kaya yang dermawan, bukan
orang-orang kaya yang pelit, bukan pula
orang-orang kaya yang hanya mengumpulkan kekayaan untuk memperkaya dirinya
saja, apalagi memperoleh kekayaan dengan menghalalkan segala cara! Sedangkan
orang-orang kaya dari hasil korupsi, tentunya mereka juga lebih dahulu masuk ke
neraka. Memang begitulah kenyataannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar